VHDL #11: CONSTANT, SIGNAL, dan VARIABLE dalam Pemrograman VHDL

Sahabat Robonesia, pemrograman VHDL menyediakan dua objek untuk menangani nilai data non-statis, yaitu SIGNAL dan VARIABLE. Pemrograman VHDL juga menyediakan cara untuk menetapkan nilai default (statis), yaitu CONSTANT dan GENERIC. CONSTANT dan SIGNAL dapat bersifat global (yaitu, dapat diakses oleh keseluruhan bagian kode program), dan dapat digunakan dalam kedua jenis kode, Concurrent maupun sequential. […]
VHDL #10: Kode Program Sequential dalam Pemrograman VHDL

Sahabat Robonesia, pada dasarnya, kode program VHDL bersifat concurrent atau parallel. PROCESS, FUNCTION, dan PROCEDURE adalah bagian kode yang dieksekusi secara sequential (berurutan). Namun, secara keseluruhan, setiap blok program PROCESS, FUNCTION, dan PROCEDURE tetap concurrent dengan pernyataan pendukung lain yang ditempatkan di luar blok program. Salah satu aspek penting dari kode program sequential adalah […]
VHDL #9: Kode Program Concurrent dalam Pemrograman VHDL

Kode program concurrent adalah kode program VHDL yang dieksekusi secara parallel (bersamaan dalam satu waktu), berbeda dengan kode sequential yang dieksekusi berurutan. Berikut adalah penjelasan tentang cara membuat kode program concurrent menggunakan: Operator. Pernyataan WHEN. Pernyataan GENERATE. Pernyataan BLOCK. 9.1 Membuat Kode Program Concurrent Menggunakan Operator Dalam pemrograman VHDL, operator dapat digunakan untuk melakukan […]
VHDL #8: Kategori Logika dalam Pemrograman VHDL

Sahabat Robonesia, dalam pemrograman VHDL, logika dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu Combinational Logic (Logika Kombinasi) dan Sequential Logic (Logika Berurutan). Keduanya memiliki peran penting dalam mendesain rangkaian digital. Berikut adalah penjelasan mengenai kedua jenis logika tersebut: 8.1 Combinational Logic (Logika Kombinasi) 8.1.1 Pengertian Logika Kombinasional Logika kombinasional adalah logika yang outputnya hanya […]
VHDL #7: Kategori Kode Program dalam Pemrograman VHDL

Sahabat Robonesia, dalam pemrograman VHDL, kode program dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu Kode program concurrent (paralel) dan Kode program sequential (berurutan). Keduanya memiliki peran penting dalam mendesain rangkaian digital. Berikut adalah penjelasan mengenai kedua kategori kode program tersebut: 7.1 Kode Concurrent (Parallel) 7.1.1 Pengertian Kode Concurrent Kode concurrent adalah kode yang dieksekusi secara […]
VHDL #6: Parameter Generic dalam Pemrograman VHDL

Sahabat Robonesia, parameter GENERIC dalam pemrograman VHDL merupakan mekanisme yang memungkinkan pengguna untuk menentukan nilai-nilai yang akan digunakan oleh suatu komponen (entitas) program VHDL tanpa perlu mengubah arsitektur atau kode internal komponen tersebut. 6.1 Pengertian Parameter GENERIC Parameter GENERIC adalah parameter yang didefinisikan dalam entitas suatu komponen VHDL. Parameter ini digunakan untuk menentukan […]
VHDL #5: Atribut dalam Pemrograman VHDL

Sahabat Robonesia, dalam pemrograman VHDL, atribut digunakan untuk mengakses informasi atau properti dari suatu objek, seperti SIGNAL, variabel, atau tipe data. Atribut ditulis dengan tanda apostrof (‘) setelah nama objek. Atribut sangat berguna untuk memeriksa status, mengontrol perilaku, atau memperoleh informasi tentang objek tersebut. Dalam pemrograman VHDL, terdapat 2 jenis atribut, yaitu atribut standar […]
VHDL #4: Operator dalam Pemrograman VHDL

Sahabat Robonesia, Operator dalam bahasa pemrograman VHDL adalah simbol atau kata kunci yang digunakan untuk melakukan operasi pada objek atau sinyal. Operator digunakan untuk manipulasi data, logika, aritmatika, dan lainnya. Dalam bahasa pemrograman, tujuan dari kode-kode program yang susun sedemikian rupa tidak akan pernah terwujud jika hubungan antara satu kode dengan kode yang lainnya […]
VHDL #3: Tipe Data dalam Pemrograman VHDL

Sahabat Robonesia, untuk menulis kode VHDL secara efisien, penting untuk mengetahui tipe data apa yang diizinkan dalam pembuatan desain sistem digital, cara menentukan tipe data yang tepat, dan cara menggunakannya. Pada sub-bab selanjutnya, akan dijelaskan mengenai tipe data – tipe data yang digunakan dalam pemrograman VHDL. 3.1 Tipe Data Standard IEEE 1076/1164 (Pre-Defined) VHDL […]
VHDL #2: Struktur Program VHDL

Sahabat Robonesia, setelah pada artikel sebelumnya, kita telah mengenal pemrograman VHDL. Pada artikel ini, kita akan melanjutkan pembelajaran pemrograman VHDL, yaitu mengenai struktur bahasa pemrograman VHDL. 2.1 Struktur Program VHDL Struktur dasar program VHDL terdiri atas tiga bagian utama, yaitu Pertama, bagian deklarasi pustaka (LIBRARY) yang berisi daftar semua library yang akan digunakan dalam […]